Comments

Senin, 13 Juni 2016

5 Tradisi Mulia di Bulan Ramadhan Yang Ada di Indonesia

Sumber gambar: http://www.kaskus.co.id/

Tidak ada yang lebih ditunggu-tunggu oleh umat muslim di dunia selain datangnya bulan Ramadhan. Yah, bulan Ramadhan merupakan bulan dimana setiap amal ibadah yang kita lakukan akan di lipat gandakan oleh Allah SWT, maka tak ayal umat muslim dari berbagai penjuru dunia pun menyambut bulan yang suci ini dengan berbagai macam cara.
Indonesia sebagai negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam, datangnya bulan Ramadhan disambut dengan sangat meriah, mulai dari pagelaran budaya sampai ucapan selamat dari baliho dan seluruh saluran televisi di Indonesia. Namun negara yang penduduknya super multi kultur ini, selalu saja menyajikan tradisi-tradisi unik yang mungkin di anggap tak biasa bagi warga negara lain, begitupun ketika Ramadhan datang.
Nah.. berikut IslamQadimah akan mensajikan tradisi Ramadhan yang hanya ada di Indonesia. Silahkan disimak dan beritahu yang lain juga ya.
1.     Obrog-obrog

Sumber gambar: http://surabayaspot.com/










Obrog-obrog merupakan kegiatan warga untuk membangunkan orang sahur dengan menggunakan musik. Entah itu musik yang dimainkan secara manual dengan peralatan musik yang dimainkan langsung, atau musik yang dimainkan menggunakan alat musik seperti tape, VCD, atau yang lainya.
Sebenarnya Obrog-obrog di setiap daerah memiliki namanya masing-masing. Kalau di tempat penulis, namanya Obrog-obrog. Ga tau kalau di tempat pembaca.
Selain namanya yang bermacam-macam, alat musik yang dimainkanya juga bermacam-macam. Ada yang menggunakan alat musik yang benar-benar alat musik, ada juga alat musik yang dimainkan sebenarnya bukan alat musik, seperti menggunakan galon bekas, panci, ember, dan lain sebagainya. Namun intinya, orang Indonesia sangat peduli dengan sesamanya, sampai-sampai untuk urusan sahur pun warga rela bangun malam-malam, bahkan ada yang tidak tidur hanya untuk membangunkan orang sahur.
2.     Ngabuburit
Sumber gambar: https://nrmnews.com












Ngabuburit sebenarnya berasal dari bahasa lokal, yaitu bahasa Sunda dari asal kata “burit” yang artinya sore, ngabuburit dalam bahasa Sunda berarti menunggu sore. Entah bagaimana ceritanya, kata ngabuburit menjadi bahasa nasional yang sering digunakan di  bulan Ramadhan untuk menunjukan aktifitas menunggu maghrib.
Di Indonesia, ngabuburit dilakukan dengan mengisi berbagai aktifitas secara bersama-sama, Sepanjang penulis hidup di Indonesia, tidak pernah mendengar istilah ngabuburit dilakukan sendiri. Ada yang ngabuburit bersama sahabatnya, komunitas, hingga bersama keluarga. Aktivitasnya pun dilakukan dengan beragam rupa, ada yang pergi ke suatu tempat yang ramai seperti nonton konser, konvoi ke suatu tempat yang arah tujuanya tidak jelas, pergi ke taman, dan lain sebagainya.
Namun, ada baiknya kalau tradisi ngabuburit yang baik ini di isi dengan aktivitas-aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti membaca Al-Quran bersama, membagikan takjil gratis bersama sahabat-sahabat di jalan raya, memberikan makanan berbuka anak jalanan anak jalanan, atau mengikuti pengajian, dan aktivitas bermanfaat lainya.
3.     Buka bersama (Bukber)

Sumber gambar: http://gaulfresh.com/











Orang Indonesia memang terkenal dengan gotong royongnya, hidup bersama-sama seolah bagian dari kehidupan orang Indonesia yang tak bisa terpisahkan. Di bulan Ramadhan, orang Indonesia sangat suka melakukan buka bersama. Tradisi buka bersama ini, kadang dimanfaatkan oleh orang Indonesia untuk reunian bersama teman SMP, SMA, dan teman-teman lain yang sudah lama tak berjumpa.
Buka bersama juga kadang dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi bersama teman satu kampus, teman satu komunitas, teman satu kerja, dan teman-teman lainya. Yang jelas, tradisi buka bersama merupakan tradisi Ramadhan di Indonnesia yang sangat baik karena tradisi ini semakin mempererat tali silaturahmi antar sesama muslim.
4.     Bagi-bagi Takjil Gratis di Jalan

Sumber gambar: http://www.merdeka.com/









            Di bulan yang suci ini, bulan dimana segala amal perbuatan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT, umat muslim di seluruh dunia semakin giat beribadah dan melakukan berbagai amal baik, tak terkecuali di Indonesia. Banyak di kota-kota besar di Indonesia, beberapa anak muda dari suatu komunitas melakukan bagi-bagi takjil gratis di jalan. Tradisi ini merupakan tradisi yang sangat mulia, mengingat pengendara bermotor di jalan yang lewat menjelang maghrib belum sempat berbuka.
5.     Takjil Gratis di Masjid

Sumber gambar: http://jabar.tribunnews.com/










Tak hanya di jalan, bagi-bagi takjil gratis juga sering dilakukan di mesjid-mesjid di Indoensia. Tradisi ini sangat membantu masyarakat Indonesia kelas menengah kebawah dan orang-orang yang sedang melakukan perjalanan jauh. Berkat adanya takjil gratis di mesjid, masyarakat kelas menengah kebawah atau yang sedang diperjalanan tidak perlu khawatir tidak bisa berbuka puasa karena hanya cukup pergi ke mesjid saja, kita sudah bisa membatalkan puasa.


Penulis: Muhamad Maksugi

0 komentar:

Posting Komentar